Sorotan! “Gunungan” Sampah Tutupi Jalan di Pasar Sentral Bintuni

Sorotan! “Gunungan” Sampah Tutupi Jalan di Pasar Sentral Bintuni

September 16, 2018 0 By admin

BINTUNI, kadatebintuni.com ~ Sampah memang tidak terlepas dari kehidupan warga masyarakat di suatu daerah, baik dari limbah rumah tangga, maupun limbah komersil, efek samping yang ditimbulkan sangat fatal jika tidak di kondisikan dengan baik, seperti pencemaran lingkungan, sumber penyakit, sampai aroma menyengat yang ditimbulkan tentu sangat menganggu.

Gunungan sampah bisa dikatakan begitu seperti terlihat di beberapa sudut wajah Bintuni, ibukota Kabupaten ini, salah satunya yang paling mencolok adalah di lokasi pasar sentral Bintuni.

Bagaimana tidak, limbah organik dan non organik bercampur menjadi satu, bahkan bak sampah tidak lagi dapat menampung banyaknya tumpukkan sampah, yang tumpah hingga berserakkan di jalan tempat melintas nya pejalan kaki maupun kendaraan itu.

“Apalagi usai hujan, genangan air memperparah kondisi, hingga jalanan becek dan tidak dapat dilintasi pejalan kaki. Tentu sangat menganggu aktivitas, ” ujar Daniel, salah seorang masyarakat yang kala itu, mengunjungi pasar, saat di mintai pendapatnya oleh media ini.

Gunungan sampah ini, juga membuat pedagang yang berjualan di dekatnya merasa terganggu, seperti yang diungkapkan Amri pedagang di pasar sentral. ” Baunya menganggu, memang beberapa kali ada pembersihan, namun nampak kurang serius dalam penanganan, ” keluhnya.

Jika kita tilik lebih dalam permasalahan sampah, telah menjadi permasalahan nasional sehingga pengelolaannya perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat, dan aman bagi lingkungan, serta dapat mengubah perilaku masyarakat.

Dalam pengelolaan sampah diperlukan kepastian hukum, kejelasan tanggung jawab dan kewenangan pemerintah, pemerintahan daerah, serta peran masyarakat dan dunia usaha sehingga pengelolaan sampah dapat berjalan secara proporsional, efektif, dan efisien.

Peraturan mengenai Sampah juga tertuang dalam UU No. 18 Tahun 2008. Maka sudah seharusnya, pemerintah dan masyarakat dapat menunjukan peran aktivnya agar permasalahan sampah dapat teratasi dengan baik. [Baim]

(Visited 146 times, 1 visits today)