Peringati Hari Buruh Dimotori GSBI Teluk Bintuni Berjalan Lancar : “Ini Permintaan Mereka”

Peringati Hari Buruh Dimotori GSBI Teluk Bintuni Berjalan Lancar : “Ini Permintaan Mereka”

Mei 1, 2019 0 By admin

BINTUNI, kadatebintuni.com ~ Memperingati hari buruh internasional (May Day) di Bintuni, kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat dimotori Gabungan Serikat Buruh Seluruh Indonesia (GSBI) DPC Teluk Bintuni berlangsung dalam kegiatan berjalan kaki dengan membawa sejumlah poster dan spanduk beragam tulisan tentang buruh dan nasibnya, Rabu 1 Mei 2019.

Kegiatan aksi diawali dengan berjalan kaki “longmarch” dari lapangan bola Tahiti yang diikuti Ketua DPD GSBI Provinsi Papua Barat, Yohanes Akwan, SH, Ketua DPC GSBI Teluk Bintuni Engelbert Nibalay beserta Sekretaris Fransisco Yassie, dan puluhan orang.

Setelah keluar dari kompleks lapangan bola Tahiti, massa berjalan kaki dan ada juga yang menggunakan roda dua sambil membentangkan karton manila yang dipegang bertuliskan seruan tentang “nasib buruh” di sepanjang jalan raya Bintuni sampai di depan “gedung merah” lokasi ini biasanya sebagai tempat berkumpul untuk memulai kegiatan-kegiatan jalan santai dan gerak jalan di kota “sejuta mangrove” ini.

Tempat berhenti massa dan melakukan orasi itu juga berada di depan Kantor Perusahaan Daerah Bintuni Maju Mandiri yang berada satu lingkungan dengan kantor Dinas Perhubungan Teluk Bintuni.

Ada tulisan, “Hentikan politik upah murah buruh sekarang juga, berikan kesehatan gratis, sahkan Perda rekrutmen tenaga kerja satu pintu di Teluk Bintuni, cabut PP 78 Tahun 2015 tentang sistem pengupahan, hentikan penerimaan tenaga kerja dari luar Bintuni, stop kriminalisasi buruh, berikan pendidikan gratis, berikan hak cuti melahirkan dan haid bagi perempuan, tolak pekerja anak”.

Massa mendapatkan pengawalan dari anggota Polres Teluk Bintuni dengan menggunakan mobil patroli. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Teluk Bintuni DR. Jamaludin Iribaram, MSi turut hadir.

Saat di konfirmasi Kasat Intelkam Polres Teluk Bintuni AKP. J.F. Sihombing yang turut serta mengikuti pelaksaanaan may day menyebutkan, “ada sekitar 40 orang anggota di turunkan untuk mengawal kegiatan,” ungkapnya. [Haiser/Dani]

(Visited 118 times, 1 visits today)