Pertemuan Dengan SKK Migas KKKS Wilayah Papua Dan Maluku: “Ini Pesan Gubernur Dominggus Mandacan”

Pertemuan Dengan SKK Migas KKKS Wilayah Papua Dan Maluku: “Ini Pesan Gubernur Dominggus Mandacan”

Mei 15, 2019 0 By admin

Gubernur Papua Barat DrsDominggus Mandacan

Manokwari (KADATE) – Potensi sumber daya alam (SDA) di provinsi Papua Barat sangat melimpah, namun sangat disayangkan karena hingga saat ini rata – rata tingkat kemiskinan maupun pengangguran di provinsi kedua di tanah Papua berada pada kategori tertinggi.

Demikian diungkapkan Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan pada pertemuan internal SKK Migas KKKS Wilayah Papua & Maluku yang dilaksanakan di salah satu hotel di Manokwari – Papua Barat, Rabu (16/04/2019).

Menurut Gubernur Dominggus Mandacan untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Papua Barat, dirinya berharap ada dukungan maupun kerjasama dari pihak investor yang telah berinvestasi atau menanamkan modalnya di wilayah Papua Barat.

Gubernur ungkapkan, “saat ini kita juga tidak dapat menyalahkan pihak perusahaan terkait perekrutan tenaga kerja, pasalnya saat ini SDM kita khususnya untuk Orang Asli Papua (OAP) belum mempunyai kemampuan untuk menyaingi saudara – saudara kita non papua.

Kalau seorang bawa mobil atau motor harus mempunyai SIM, sama halnya juga dengan ketika kita melamar di suatu perusahaan, kita harus mempunyai sertifikat maupun pengetahuan yang cukup agar bisa melakukan pekerjaan pada perusahaan dimaksud”.

Saat ini Pemda Kabupaten Bintuni telah melakukan kerjasama dengan PT. Petro Tecno guna melatih tenaga kerja OAP maupun non OAP selama 3 ½ bulan, dan setelah selesai pelatihan para tenaga kerja sudah siap dipekerjakan pada perusahaan manapun baik itu didalam maupun luar daerah Papua, bahkan saat ini ada juga yang sudah bekerja di beberapa perusahaan tambang yang berada diluar negeri.

Lebih lanjut Gubernur mengatakan, sesuai dengan hasil Rapat Kerja Bupati/Walikota Se-Papua Barat beberapa waktu lalu di Kabupaten Sorong Selatan, pada poin ke sepuluh (10) telah disepakati Pembangunan Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (P2SDM) kerjasama dengan PT. Petro Tekno di Kabupaten Manokwari Selatan dengan penyediaan anggaran sebesar Rp 145 milyar rupiah oleh pemerintah pusat, provinsi, abupaten dan kota.

“Pemerintah kabupaten Manokwari Selatan telah menyiapkan lahan seluas 6 Hektar untuk pembangunan Pusat Balai Latihan Kerja Papua Barat. Ini adalah solusi bagi putra – putri OAP untuk dilatih selama 3 ½ bulan dan setelah itu mereka dapat dipekerjakan pada perusahaan manapun di Papua Barat, nasional maupun internasional, karena PT. Petro Tekno sudah membuktikannya di Kabupaten Bintuni,” ungkap mantan Bupati Manokwari dua periode itu.

Sehubungan dengan rencana SKK Migas KKKS Wilayah Papua & Maluku, yang didalamnya ada beberapa perusahaan yang akan berinvestasi dan yang sudah berinvestasi di wilayah Papua Barat, Gubernur berharap adanya koordinasi yang baik antara pihak perusahaan dan Pemprov. Papua Barat maupun Kabupaten/Kota, dengan demikian terkait perijinan maupun hal lainnya dapat diketahui oleh OPD teknis.

Dominggus Mandacan juga menghimbau kepada para investor yang ingin berinvestasi di wilayah Papua Barat untuk memprioritaskan tenaga kerja OAP, karena dengan adanya kerjasama yang baik, keberadaan perusahaan dapat membantu Pemerintah Daerah untuk mengurasi angka kemiskinan maupun pengangguran di Papua Barat.

Mandacan juga berpesan kepada SKK Migas KKKS Wilayah Papua & Maluku untuk melaporkan hasil kegiatan perusahaannya kepada pihak pemerintah, karena tidak menutup kemungkinan Gubernur Papua Barat akan melakukan peninjauan langsung kelapangan pada perusahaan – perusahaan yang sudah berinvestasi di Papua Barat.

Sementara itu Direktur SKK Migas KKKS Wilayah Papua & Maluku A. Rinto Pudyanto mengatakan salah satu program kedatangan timnya di Papua Barat adalah melakukan kerjasama dengan pihak UNIPA untuk membuka Migas Center yang nantinya akan berfungsi sebagai pusat informasi minyak dan gas di Papua Barat. [***/ Daniel]

(Visited 340 times, 1 visits today)