PASKALIS PIGAI – Desainer Dan Arsitek Muda Papua Dibalik Rancang Bangun Ruang Migas Center Unipa

PASKALIS PIGAI – Desainer Dan Arsitek Muda Papua Dibalik Rancang Bangun Ruang Migas Center Unipa

Mei 23, 2019 0 By admin

MANOKWARI, kadatebintuni.com ~ MIGAS Center UNIPA yang terletak di ujung dari Fakultas Teknik UNIPA Manokwari terlihat cantik tertata, memadu madankan warna Ungu (citra khas UNIPA), dengan warna Putih (Dominan warna SKK Migas, sponsor dari MIGAS Center ini), dan Kuning (Kitong Bisa, enterprise yang ditunjuk SKK Migas untuk menjadi penyelenggara dan pengelola unit belajar ini).

Tampak di layar ketika masuk ke dalam ruangan, video yang diputar berisikan desain 3 Dimensi dari ruangan ini yang terlihat dibuat oleh seorang desainer profesional, dalam ruangan sejuk ber-AC dan nyaman dengan sofa-sofa duduk di pinggir dinding baca.

Adapun MIGAS Center ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Day Mineral Provinsi Papua Barat: John Abraham Tulus, pada tanggal 21 Mei lalu dengan dihadiri dan disaksikan oleh Rektor UNIPA, Kepala Perwakilan SKK MIGAS wilayah Papua dan Maluku, Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumatra Bagian Utara, serta perwakilan-perwakilan Perusahaan Minyak dan Gas yang beroperasi di Papua dan Maluku.

Ruangan MIGAS Center UNIPA ini menggunakan desain khas millennial, yaitu dengan ruangan belajar yang bebas (tidak berbentuk ruang seminar), rak-rak buku modern minimalis berisikan buku-buku bacaan tentang MIGAS dan bertema umum lainnya, serta foto-foto kegiatan berbagai disiplin dalam dunia MIGAS yang ditempelkan di dinding yang ditata dengan pola warna-warna terang khas anak muda.

Ada juga Maket (miniatur) unit-unit pengolahan minyak Klamono, Sorong, dibawah dinding bergambarkan Pompa Angguk, yang didesain dan digambar oleh Melki Simuna, Putra asal Saengga, Bintuni, tempat dimana Tangguh LNG berada dan beroperasi.

Adalah Paskalis Pigai, seorang Putra Paniai Peranakan Babo (Bintuni), yang mendesain dan menjadi arsitek dari ruangan unik yang akan menjadi pusat belajar seluruh mahasiswa UNIPA yang tertarik untuk mengetahui lebih dalam lagi tentang Industri MIGAS.

Paskalis memiliki hobi menggambar sejak kecil, dan juga memiliki bakat fotografi. Paskalis lahir dan dibesarkan di Kokas, kampung kecil di sebelah utara Fakfak, yang karena keindahan topografi laut dan alamnya, membuat Paskalis kemudian terobsesi dengan mengabadikan keindahan melalui gambar, foto dan video.

“Saya sudah sering memotret dan mengabadikan kampung-kampung sekitar Kokas, Arguni, dan wilayah laut di sebelah barat Fakfak sejak dulu”, terang Pemuda asli Papua ini dengan berbinar.

Paskalis yang saat ini duduk di tingkat akhir Jurusan Teknologi Pertanian, UNIPA ini tidak pernah bermimpi untuk bekerja menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Swasta. Paskalis bercita-cita untuk membesarkan bisnis yang tengah dia rintis saat ini, dan menamakan usaha yang telah dia buat: Papua Project.

“Saya ingin menginspirasi anak-anak muda Papua dalam berkarya seni yang modern, dalam mengabadikan budaya dan keindahan alam Papua dalam konteks modern”, ujar Paskalis dengan penuh semangat.

Paskalis kemudian tertarik bergabung dengan Kitong Bisa Learning Center (Pusat Belajar Kitong Bisa) Manokwari, yang kemudian secara kebetulan ditunjuk sebagai konsultan SKK MIGAS untuk pendirian MIGAS Center di UNIPA. Paskalis sendiri lalu secara otomatis bergabung menjadi anggota MIGAS Club UNIPA, dan berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam program-program unit kemahasiswaan ini dengan bakatnya.

Paskalis telah membuat berbagai Video, bekerja mendokumentasikan berbagai acara dan event di Manokwari dan sekitarnya secara profesional, dan beberapa hasil karya yang telah dia buahkan dapat dilihat di channel youtube Paskalis sendiri.

Untuk yang tertarik untuk menggunakan jasa dari Paskalis melalui perusahaannya: Papua Project, dapat menghubungi nomor Paskalis: 082198504764. “Saya menyediakan harga yang kompetitif dan relatif murah, untuk kualitas yang dapat diadu dengan perusahaan besar lain yang memberikan harga yang lebih mahal”, promosi Paskalis menutup wawancara dengan reporter. [***/Daniel]

(Visited 3.059 times, 1 visits today)